Zwitserland van Java – JATIM PARK 2 (Museum Satwa + Eco Green Park)

All right folks, what’s the story?!! ahaha (Tau ga ini apa? ini adalah kalimat yang sering diucapkan Irish alias orang-orang Irlandia ketika menanyakan kabar)

Hari ini saya akan me-review perjalanan saya ke Malang tentunya setelah menyelesaikan bab demi bab (yoi, laporan TA) . Btw, Akhirnya saya liburan lagi, setelah sekitar 3 minggu nge-lab yang jam lab nya melebihi jam PNS -_-. Lelah ya, tau sih lelah itu bukan milik saya aja, milik semua orang yang sedang berjuang untuk menyematkan A.Md di belakang namanya, tapi liburan juga ga salah, kan? I’ve done with my tasks, yaaa walupun baru separo. Melihat orang sidang itu seketika jadi penyemangat tapi juga bikin hati jadi keiris 😦 (Tuhaaan saya ga bisa lihat ini semuaaa, asek). To the point

Liburan saya kali ini adalah ke Malang yang kata orang-orang Malang ini adalah Zwitserland van Java, mengapa? Karena tata kotanya indah, ditanami bunga-bunga seperti di negara-negara Eropa. Yoi, letaknya di Jawa Timur. Sekali jadi anak rantau jangan takut untuk explore wilayah yang lebih jauh, #mumpung jadi anak rantauan. As usual, saya akan memposting beberapa foto dan sedikit review aja sih, dan ga lupa juga budget beserta itinerary di akhir cerita. Oh ya mungkin saya akan membagi cerita ini menjadi beberapa part yaa . Itinerary dan budget akan ada di part yang paling akhir, saat review explore Bromo 🙂

Saya berangkat dari stasiun Jebres pukul 01:00 a.m. naik kereta Matarmaja jurusan kota Malang. Ga nyangka kereta Matarmaja saaat itu begitu ramai dipenuhi anak-anak PERSIJA yang akan menonton pertandingan PERSIJA vs AREMA di stadion Kanjuruan Malang.

DSCF0262
Travelling sendirian mah bebas aja, susahnya nanti kalo mau foto heehee

Tempat pertama yang saya kunjungi setibanya di Malang adalah toilet stasiun Malang, karena sampai di Malang pukul 08:30 a.m jadi saya harus bersih-bersih dulu nih. Mengingat destinasi saya yaitu Jatim Park 2+Eco Green lalu dilanjut lagi Museum Angkut. Review saya untuk stasiun Malang atau Malang Kota Baru biasa aja sih,  mengingat kota Malang mempunyai destinasi yang bisa dibilang luar biasa terlebih lagi wisatawan biasanya memilih jalur darat via kereta untuk sampai ke kota ini, harusnya diperbaiki lagi, biar lebih kinclong.

DSCF0246
Liat aja tuh ke Jakarta 576 km.. ah moooom 😦  aku ke Malang aja yaa

DSCF0311

Keluar stasiun Malang, saya disambut berbagai macam angkot. So, buat kamu yang mau pergi ke Malang sendirian ga perlu takut nyasar , kamu tinggal tanya aja orang-orang sekitar atau kalau memang ingin pergi ke sana kalian catat aja nih kode angkutan yang saya naiki. Selama traveling saya tidak menggunakan GPS sama sekali looh, jadi manfaatkan warga sekitar yaah.

DSCF0308
Udah wangi, siap menuju destinasi pertamaa

Ini nih angkotnya, yang BIRU KODE AL untuk tujuan ke terminal Landungsari setelah sampai terminal nyambung angkot KUNING KODE BJL. Ada beberapa angkutan umum yang menuju kota Batu, namun jika ingin turun tepat di depan Jatim Park 2 maka gunakan BJL.

Jatim Park 2 sekaligus Museum Angkut berada di kota Batu. Jarak antara Kota Malang dan Batu sekitar 18-20 km. Nah untuk menuju kota Batu harus ke Terminal Landungsari menggunakan angkot kode AL. Sampai di Landungsari nyambung angkutan lagi ke kota Batu. Sepanjang perjalanan ke Terminal Landungsari, saya disuguhi indahnya taman-taman kota, yang jika malam hari tiba, salah satu taman di kota ini akan dipenuhi bunga-bunga menyala (mirip lampion gituu).

Taraaaap sudah sampai, darl!

DSCF0349
Di kawasan Jatim Park 2
DSCF0331
Pohon Inn (Kalau nginep di sini udah deket banget secara hotel ini ada di area Batu Secret Zoo dan Museum Satwa) tapi buat harganya you can guess laaah. Bisa ambil paket wisata juga di sini. Mungkin liburan bareng keluarga kali yaa yang nginep di sini kalau backpacker atau flashpacker sih jangan yang ini ahahaha gulung tiker .

Loket waktu itu sedang tidak begitu ramai, tapi wisatawan yang berkunjung hampir bisa dibilang mayoritas orang-orang China dan umat kristiani. Mungkin yang muslim lagi pada puasa kali ya, haus kalau jalan-jalan ehehe, tapi insya allah saya ga buka puasa di tengah-tengah wisata wkwkkwk.

DSCF0359
Diantar naik kereta wisata ke Eco Green Park, gratis kok. Buat yang mau olahraga juga bisa. Sebetulnya, dekat kok lokasinya.

Wew, luas banget emang areanya, jadi jangan coba-coba pake ala ala deh ya  buat yang cewe-cewe. Pilih sepatu yang nyaman yaa, sneakers, flat shoes, sendal jepit it’s much better dari pada harus pegal-pegal. Sebaiknya juga bawa tas kecil untuk membawa dompet, hape dan kamera. Ransel kalian bisa dititipkan, Free kok. Buat yang capek bisa sewa e-bike tapi sayang duit bro awwk kira-kira 100.000an. Jadi, jalan aja laaah yaa.

 

 

DSCF0388
Dibuat dari ratusan TV bekas
DSCF0369
yang ini dari 1001 handphone bekas

Di area ini akan disuguhkan beberapa replika yang terbuat dari barang-barang bekas, mulai dari hape dan tv bekas, kayu, mobil bekas, plastik PVC bekas, dll. Lingkungan yang bertajuk go green yaa. Saking luasnya area ini,  mungkin tidak semuanya saya abadikan ke dalam bentuk foto. Lanjut yaa, jalan lagi and you’ll find this:

DSCF0424

wuehehehe masuk Zona yang ini, ada berbagai macam burung, ada yang keluar zona nyaman alias kandang ehehew. Adem nih kalo jalannya berduaan. Saya aja lama banget di zona ini.

DSCF0453

Selanjutnya zona insecta

DSCF0412
Gorgeous!

next, mau menuju ke rumah terbalik tapi lewatin tunnel ini dulu yaaa, kalian bisa minta fotoin dan setidaknya kasih goceng dah alias 5000 rupiah deh buat abangnya, karena untuk foto kaya gini si burung dikasih makan dulu terus dipanggil ke arah kita.

DSCF0513
Rambut gimbal gue sampe dikibas ke depan sama burung-burung.  Hi, birds take me to the sky, please!

Ini nih rumah terbalik, seriusan gue ga rotate picture ini hoho. Di sini baunya menurut saya ga sedap sih, bau apek, agak horor juga. Sebenarnya semacam rumah hantu, saya ga terlalu berlama-lama di sini karena sepi dan saya sendirian. Takut ada hanoman, dedemit, dll karena ada mayat boong-boongan juga lagi tiduraaan 😮

Masuk zona Parrot vs Cockatoo. Ada Kakaktua yang waktu itu cuma mau ngomong kalo diajak ngomong sama cewe, dan kalo liat cewe langsung bersuara “cewe cewe suit suiiit” wkwkw tengil.

Sebetulnya zona burung luas sekali di sini ada Reeve dan burung-burung dari berbagai belahan dunia lainnya.

DSCF0508
Zona tipu-tipu

Selanjutnya saya akan memberikan review singkat “sekali” di museum satwa.

Selesai dari Eco Green Park, saya kembali ke depan kawasan Jatim Park 2. Kalian bisa naik kereta, namun menunggunya agak lama, akhirnya saya putuskan untuk berjalan kaki saja.

DSCF0350
White House nih? ahaha bukan Museum Satwa

Namanya juga Museum Satwa jadi isinya yaa seputar satwa beserta kerangkanya, kalau di Bogor ada Zoologi dengan rangka asli paus biru raksasa, di Museum Satwa Jatim Park punya kerangka salah satu dinosaurus, yakni Stegosaurus, tapi kalau ini ga tau deh asli ga ya?

DSCF0520

Tidak hanya fosil-fosil saja, di sekeliling dibuat diorama hewan-hewan yang nampak hidup. Saya suka banget sama yang ini nih

Unfortunately, ada beberapa ruangan yang pencahayaannya kurang sekali seperti di zona ikan-ikanan (jiaaah ikan-ikanaan)

DSCF0533

Okay,  karena part ini udah banyak banget, jadi untuk wisata museum angkut di part berikut yaa beeeiiiibh, see you!  THE REPLICA – Museum Angkut

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s