WHY DO YOU TRAVEL ALONE?

Hi Buddy!! Hmmm kali ini saya akan memposting tentang “why do you travel alone?” alias “Mengapa pergi sendirian?”, ada beberapa alasan yang mendukung saya untuk bepergian sendirian. Saya hanya saja ingin memulai dari sini. Memulai menjadi seorang blogger iseng-iseng yang berkecimpung di dunia travel dengan budget pas-pasan atau backpacker kere maupun liburan ala flash packer (udah tau bedanya backpacker sama flash packer?) DISINI nih bedanya. Saya rasa menjadi traveler adalah salah satu impian saya didukung dengan buku Chicken Soup for The Traveler Soul, saya  semakin yakin bahwa menjadi seorang traveler adalah hal yang diinginkan semua orang untuk menemukan bahagianya. Ah langsung saja nih, ini alasan sekaligus tips saya bepergian sendirian. Here,the expectation vs the reality!

1.Set You Free (Planning akan Lebih Mudah)

      Judulnya sih “Set You Free” tapi kalau liburan akhirnya membawa teman yang beda visi dan misi, hmm ga jadi set you free nih. Liburan bertujuan membebaskan diri sejenak dari keramaian lingkungan yang biasa kamu hadapi, bebas dari tugas harian (endless task), dan lain-lainnya yang sangat biasa. Saya sih ga kebayang berlibur bersama orang yang berbeda visi dan misi hanya akan menghancurkan liburan sih menurut saya. Secara menyatukan isi dari dua kepala sulit. Saat di TKP, doi maunya begini, saya maunya begitu dengan hasil akhir yang tie alias seri akhirnya kami berdebat dengan tujuan yang ga jelas. Ga jadi bebas menentukan pilihan kan?

2. Mempertahankan Budget (Alias HEMAT)

Mau liburan ala backpacker maupun flashpacker harus tetap hemat guys! ingat liburan itu menikmati wisatanya, hmm kecuali yang kuliner kali ya. Jangan buang-buang uang hanya untuk transport yang kira-kira mahal “banget”. Bila dirasa masih memungkinkan naik angkot atau berjalan kaki, why not? Maka dari itu persiapkan fisik yang matang sebelum bepergian jauh. Jangan sedikit-sedikit mengeluh dan mengambil jalan singkat. Buat beli makanan yang enak-enak apalagi. Wah kalo gitu sih sob uang cuma habis buat transport sama makan yang enak-enak. Padahal lo semua gue yakin udah sering makan enak. Uang kalian boleh lah habis buat beli makanan yang betul-betul makanan khas. Di luar dari itu jangan (especially buat liburan yang temanya emang wisata alam dan city tour bukan kuliner)

3. Tidak Perlu Gengsi tentang Tempat Menginap

Ada kaitannya sih sama hemat. Kadang ada nih yang pengennya pilih hotel yang super nyaman, wah padahal hotel itu cuma tempat numpang tidur lagi pula liburan kalian ga mungkin kan dihabiskan di dalam hotel sewaan itu? Selama saya liburan, saya hanya menghabiskan kurang dari 12 jam di hotel. Why? Sampai ke hotel alias check in sudah sangat malam dan esok paginya harus segera bersiap ke destinasi liburan.Walaupun sampai hotel di siang hari akan sama saja, kalian tidak mungkin kan membuat itinerary yang kesannya membuang waktu? dalam arti sampai hotel siang hari lalu kalian hanya berdiam diri saja. Jadi, hotel cuma buat numpang tidur, BAB/K, dan solat. see? Buat apa sewa hotel mahal-mahal? tapi nih karena perginya sama yang beda visi terkadang jadi nurutin buat sewa hotel yang bintang 3 deh (at least). (#akibatgengsi). Tujuannya sih biar doi ga kecewa gitu. Yang kaya gini jangan deh.

4. Tidak Terlalu Melenceng dari Itinerary

Bepergian sendiri menurut saya sangat menguntungkan. Berbicara itinerary, perjalanan kalian tidak akan melenceng jauh dari itinerary yang dibuat, why? karena kalian hanya perlu mengatur diri kalian masing-masing. Kalian akan bersungguh-sungguh memenuhi itinerary yang ada sehingga perjalanan wisata akan memuaskan tanpa ada satupun yang terlewat akibat menunggu teman mandi, kejadian salah seorang teman bangun kesiangan, ataupun hal-hal yang tidak diinginkan lainnya. Melenceng dari itinerary hanya akan membuat kalian boros dan melewatkan tempat wisata karena waktu yang tidak cukup. Boros dalam arti kalian bisa saja ketinggalan bus atau kereta bahkan pesawat untuk kembali ke kampung halaman dan akhirnya karena tidak memungkinkan tidur di stasiun atau bandara bahkan terminal, kalian mau tidak mau menyewa hotel lagi. Terlebih lagi akan ada wisata yang terlewat. Rugi banyak ini mah.

5. Menikmati Wisata dan Bertemu Strangers

Bepergian sendirian tentunya lebih menikmati wisata. Siapa bilang beramai-ramai itu selalu lebih baik? buktinya setiap dari kita selalu mempunyai keinginan untuk menyediri,kan? seceria apapun kau. Itu berarti kalian masih mencintai kesendirian. Saya sudah bosan saja jika harus mengajak teman, dan yang diajak sibuk dengan gadgetnya masing-masing. Padahal jelas sudah ada yang harus dinikmati di sini. Pergi bersama dengan yang seperti ini sama saja dengan pergi sendirian kan? lebih baik saya benar-benar pergi sendiri saja. Nyata bahwa saya memang tidak mengajak teman. Lagi pula apabila pergi sendirian kalian punya kesempatan yang lebih untuk bertemu strangers. Mengapa? karena kalian hanya mengandalkan orang-orang sekitar untuk bertanya, untuk minta tolong diambilkan gambar ketika kalian tidak memiliki tongsis apalagi membawa tripod, bahkan mungkin kalian akan menemukan alamat yang sama-sama kalian cari, berbicara tentang hal yang baru. Hal tersebut tidak akan terjadi jika kalian pergi bergerombol maupun berdua.

6. Akan Lebih Bersyukur kepada Tuhan

Traveling sendirian membuat kalian sering mengingat tuhan. Rasa cemas pasti ada mengingat kejadian pemerkosaan  dan tindak kriminal selalu muncul di mana-mana. Oleh karena itu, berdoa lah sebelum bepergian, lakukan hal yang baik-baik, bahkan selalu mengingat Tuhan dan menyebut namanya dimanapun kalian berada. Strangers baik hati yang kalian temui adalah pertolongan yang dikirim oleh Tuhan. Maka di sini lah kalian akan selalu merasa yakin dan benar-benar tahu bahwa Tuhan itu ada, dan hanya kepada Allah S.W.T. kalian bergantung untuk meminta pertolongan. Yakinlah bahwa Tuhan akan selalu melindungi traveler satu syarat traveler juga ga boleh macem-macem di tempat yang dituju agar tidak mengundang bahaya. Contoh: Pendaki  dilarang mendaki di ketinggian XXXX mdpl, eeh akibat nekat tewas lah kecebur jurang. Ini nekad namanya. Patuhi saja peraturan yang ada. Sepulang dari traveling pun kalian akan sangat bersyukur karena masih bisa kembali dengan selamat. Maka, bersyukurlah! 🙂

shutterstock_36160756

Nah, saya rasa itu tadi beberapa alasan “mengapa saya lebih suka pergi sendirian” yang juga sekaligus menjadi tips yang mungkin tips ini sudah tidak lazim lagi kalian dengar.

 

Advertisements

11 thoughts on “WHY DO YOU TRAVEL ALONE?

    1. Hahaha iyaa depends emang, Di. Ada yg gara2 hotelnya coba wkwkw bukan wisatanya bahahaha. Seleranya apa nih btw? Oiyak, aku tekim nih tapi D3 nya. Andi tekim juga emangnya?

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s