GOA PINDUL, YOGYAKARTA

Hello Strangers!

Selasa, 24 Mei 2016 saya mengunjungi salah satu tempat wisata yang Alhamdulillah masih bilang dibilang hits nih. Terima kasih kepada Allah S.W.T yang telah menghendaki saya untuk berkunjung ke sini, menyatu dengan alam. Saya senang sekali bisa menyempatkan waktu untuk berlibur, setidaknya membiarkan diri ini lepas dari “cekikan TA, kapan sidang, laporan TA sampai mana” apakah itu cobaan? Tantangan? Atau Jembatan Syaitooon.

Langsung saja saya akan mereview perjalanan beserta strangers yang saya temui selama perjalanan.

Goa Pindul memiliki beberapa paket wisata nih hanya saja kali ini saya mengambil paket Caving Tubing Goa Pindul dan Rafting Oya. Tadinya saya berniat mengambil 3 paket yaitu 2 paket yang tadi saya sebutkan dan terakhir Susur Goa Sriti. Namun, mengingat sampai di basecamp Goa Pindul sudah terlalu siang, saya tidak jadi mengambil paket Goa Sriti karena takut kehabisan bus atau pun kereta untuk kembali ke Solo.

Q: Goa Pindul bagus gak, Ka? (Pertanyaan Renhard nih)

Bagus atau tidaknya itu selera, tetapi menurut saya indah sekali. As a Jakartan aseeek (Sebagai orang Jakarta asli yang tidak punya kampung), bersyukur banget masih bisa liat yang seperti ini. Saya bakalan kangen banget nih sama suasana ini. Jadi, buruan ke sana ya bagi yang betul-betul penasaran. Buat yang belum penasaran, ayo segera penasaran.

DSC04233
Finally, bisa foto di sini. Cinta banget sama Jogja dan tidak akan pernah bosan
DSC04218
Ketika di Prameks (di St. Lempuyangan)
DSC04238
Mainstream tapi gimana dong?
DSC_0004
Pakai pelampung, barang-barang dititipin aja, aman kok amaaan
DSC_0006
Ini nih si STRANGERS! Cause I am your lady and you are my maaaaan…. awkwkwk
DSC_0015
Sampai di destinasi pertama, GOA PINDUL weey

Untuk menuju tempat tersebut hanya butuh jalan kaki sebentar sambil membawa ban.

DSC_0041

Kalau ada cipratan air di foto tersebut, itu adalah kerjaan mang Guari (kalo ga salah namanya itu), biar ngasih efek cipratan air. Terooos maaang!!!

DSC_0052
Goa pindul terbagi menjadi 3 Zona. Ini adalah bagian dari zona terang.
DSC_0056
Ini adalah zona remang atau zona ke dua dari Goa Pindul
DSC_0077
Zona gelap abadi (Zona ke tiga)

Goa Pindul dihiasai oleh stalaktit maupun stalakmit yang masih aktif, ditunjukkan dengan air yang masih menetes, seperti ini nih (Ga keliatan ya airnya?haha)

DSC_0068DSC_0074

Stalaktit ini masih meneteskan air yang membuktikan masih aktif. Katanya, untuk pertumbuhan 1 mm dibutuhkan waktu 5-7 tahun. Wew lama juga yaa.

Sebentar lagi saya akan memposting foto di tempat favorit saya. Huuu ini memacu adrenalin banget. Ada spot buat lompat. Saya mencoba dua kali lompat. Yang membuat saya takut yaitu kedalamannya kira-kira 5 meter saya hanya takut kalau lompat ga balik lagi :(.

DSC_0113
Ngeliat mereka berdua lompat akhirnya saya ikutan wkwkk. Ini adalah kali kedua saya melompat (ceilah kali kedua) pada batu lompatan yang sama. Pertama saya melompat sendiri, kedua bertiga nih sama Ransa dan Mandala
DSC_0116
Keliatannya sih pendek tapi kalau tau kedalaman airnya 😦 aaaak NOOO. Tapi, Koko Mandala gokil berani banget lompat di spot-3 yang tingginya 10 meter. Nanti ya pas Rafting Oya
DSC_0092
Spot wajib di Goa Pindul. Ada cahaya masuk ke dalam Goa.  Ceileh cahaya surga. Ini tanda menyusuri goa pindul akan segera berakhir hiks 😦

Ini adalah saat di mana kami sampai di area Rafting Oya. Perjalanan menuju sungai Oya menggunakan mobil. Sepanjang perjalanan akan disuguhi dengan hijaunya rerumputan dan tanaman kayu putih. Jadi, kalau kedinginan abis cave tubing, ambilin aja tanamannya, gosok-gosok dah tuh di perut.

DSC_0143

DSC_0178
Kalau tadi gelap-gelapan sekarang terang nih. Rafting sambil ditemani hangatnya radiasi sinar Matahari. Walaupun panas tapi bahagia.

Ban yang kami duduki mengikuti arus sungai Oya. Ketika menyusuri sungai Oya kami diperlihatkan batuan-batuan yang terukir sempurna oleh tangan Tuhan. Masya Allah yaa. Hidup GOA PINDUL!!! Di rafting ini ada 2 spot untuk lompat, tapi saya ga coba dua-duanya hehehe kedalaman airnya lebih dalam hehehe. Ga kuat deh.

DSC_0196
Spot ke-3 buat lompat, ini gokil. Setiap ada yang mau lompat pasti ngabisin waktu 10 menit antara jadi dan ga jadi lompat
DSC_0241
Perjalanan selesai. Kami bertiga kembali ke basecamp. Btw, yang lucu dari Koh Mandala tuh, gini, ada saat-saat di mana si kokoh bilang “MY TRIP?” Tar disautin sama Ransa “MY ADVENTURE!” (Gua: hmmm korban MTMA)

EXPENSES

Detail

Expense

Tiket Bus Trans Solo (BST) Rp   4.500,-
Tiket kereta Prameks (PP) Rp 16.000,-
Tiket Bus Trans Jogja (BTJ) 2kali Rp   7.000,-
Tiket bus menuju Wonosari (Goa Pindul) Rp 15.000,-
(*)Ojek dari Perempatan Grogol Rp 25.000,- (saya dibayarin agennya)
Tiket Paket Goa Pindul Rp 35.000,-
Tiket Rafting Oya Rp 45.000,-
(*)Sewa Photographer (Rp 100.000/objek+15000 burn CD (buat Ransa+Mandala) Rp 75.000,- (dari Rp 215.000 dibagi 3, 5000nya saya deh)
Ojek ke bunderan Siyono Rp 25.000 (saya diantar karena ojek yang saya pesan nomer HPnya salah, karena tidak tega jadi saya berikan 25ribu walaupun orang itu tidak meminta dengan jumlah tersebut. Tapi untuk tarif ojeg sampai tujuan Siyono biasanya 25 ribu)
Tiket bus ke kota Yogya Rp 10.000,-
Makan belinya jangan di tempat wisata Rp 25.000, (breakfast, lunch, dinner)
Total Expenses Rp 282.500,-

Sewa photographer tidak harus, karena saya tidak punya action camera jadi saya menyewanya dan kebetulan Ransa dan Mandala tidak ingin repot-repot mengambil gambar dengan action cam yang dibawa hehe jadi yang tadinya saya sewa untuk sendiri, jadi untuk 3 orang. Maka, biaya sewa lebih sedikit.

*Untuk biaya ojeg menuju basecamp, saya dibayari agen.Jadi, total pengeluaran saya yang aktual adalah Rp 257.500,-

 

ITINERARY (dibutuhkan untuk yang menggunakan public transport)

Time

Destination

06:34

Naik BST menuju Stasiun Solo Balapan

06:52

Sampai di Solo Balapan

07:15

Kereta Prameks berangkat menuju Jogja (perjalanan approximately 1 hour)

08:20

Sampai di Jogjakarta

08:45

Naik BTJ menuju Terminal Giwangan (Pilih bus koridor 3A)

09:31

Sampai Giwangan naik angkutan umum jurusan

Wonosari (minta turun di perempatan  grogol)

12:30

Tiba di perempatan grogol lalu naik ojek ke Goa Pindul

12:45

Tiba di basecamp

14:30

Agenda Cave Tubing dan Rafting Oya selesai

14:40

Tiba di basecamp dan siap-siap pulang

15:35

Sampai di bundaran Siyono atau bisa minta ojeg ke

gapura Selamat Datang Wonosari (kemarin saya

sampai gapura selamat datang Wonosari)

16:40

Tiba di Terminal Giwangan

16:58

Menuju Malioboro (bisa menggunakan BTJ 3A atau 4A/4B. Jika menggunakan 4A/4B anda harus transit dan lanjut ke koridor 1A untuk menuju Malioboro)

18:04

Sampai di Malioboro

20:15

Berangkat ke Solo

21:30

Tiba di Solo

RUTE PERGI: Malioboro-Terminal Giwangan – Wonosari (Perempatan Grogol)

RUTE PULANG : Bunderan Siyono / gapura selamat datang Wonosari – Terminal Giwangan – Malioboro

*Jika ingin menyewa motor bisa disekitar malioboro dengan harga sewa Rp 80.000/hari (karena saya tidak mempunyai power bank maka saya tidak memutuskan menyewa motor karena baterai hp akan cepat habis saat penggunaan GPS) (Mau nanya penduduk juga sedikit ribet kalau awalnya tidak tahu rute)

Agen yang saya gunakan: goapindul.net (Whatsapp / sms saja untuk booking agar diprioritaskan saat di TKP)

Pantau jadwal kereta Solo-Jogja di sini twitter (@KeretaJogja) cek favoritenya

Thanks to: Allah S.W.T, all strangers (Ransa, Mandala, Ibu Dedi), Tour Guide (mang Guari), Photographer (mang Omen)

etc:

DSC_0135
Modus-modus (ga bisa renang -_- udah gowes buat sampe ketepian tetep lama jadi nebeng pelampung orang)

DSC_0133

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s